5 Jenis Talang Air dan Cara Merawatnya

Setiap jenis talang air memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Oleh karena itu, perlu kita pahami dulu sebelum memutuskan talang air yang seperti apa yang akan kita pakai untuk rumah kita.

Fungsi dari talang air itu sangat penting bagi sebuah bangunan, baik itu bangunan rumah atau kantor. Hal itu dikarenakan talang air sebagai saluran dimana air akan mengalir dan tidak menggenang di atas bangunan.

Bisa dibayangkan bagaimana bangunan rumah yang tanpa talang air? Apalagi jika atapnya tidak hanya berbentuk segitiga, tapi ada sisi lainnya. Pasti air hujan akan menggenang dan lama-kelamaan akan mengakibatkan atap menjadi bocor.

Berikut ini kita simak 5 jenis talang air yang bisa menjadi pilihan Anda.

Jenis Talang Air Baja Ringan

Jenis talang air baja ringan
Sumber : bursabajaringan.com


Talang air baja ringan ini cukup kuat dan tahan lama. Namanya terbuat dari baja, maka tidak mudah terkikis oleh cuaca panas dan hujan.

Namun jenis talang air baja ringan tidak banyak tersedia di pasaran. Karena harganya yang cukup mahal sehingga tidak begitu banyak peminatnya. Anda bisa memesan kepada ahlinya jika memang memilihnya.


Jenis Talang Air PVC

Jenis talang air PVC
Sumber : google.com

Bahan PVC ini terbuat dari plastik yang kuat dan tidak menimbulkan korosi. Jenis talang air PVC berbeda dengan aluminium. 

Harga talang air PVC ini memang lebih murah daripada aluminium. Selain itu, bahannya yang lebih ringan membuatnya lebih digemari sehingga lebih mudah untuk memotong dan memasangnya sendiri di rumah.

Namun kualitasnya tidak sebagus baja ringan atau beton. Jenis talang air PVC bisa bertahan selama 2 - 3 tahun. Sehingga Anda pun harus menyediakan anggaran selama beberapa tahun kedepan untuk menggantinya apabila terjadi kerusakan.


Jenis Talang Air Beton

Jenis talang air beton
Sumber : google.com

Talang air ini terbuat dari semen yang dicampur dengan pasir. Tentunya bahan beton ini sangat kuat dan lebih tahan lama jika dibandingkan talang air dari PVC atau baja ringan di atas.

Namun dibutuhkan tenaga ahli yang bisa membuatnya. Selain itu, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk membuat talang air beton dan juga untuk membayar tenaga kerjanya.

Meski terbilang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, Anda tidak perlu repot menyediakan anggaran bila terjadi kerusakan dalam waktu dekat. Karena bahan beton cukup awet. Anda hanya perlu rajin membersihkannya saja agar tidak banyak sampah yang menyumbat jalannya air.


Jenis Talang Air Seng

Jenis talang air seng
Sumber : google.com

Jenis talang air seng juga merupakan bahan yang ringan. Sehingga mudah untuk dibentuk dan dipotong. Anda pun bisa memasangnya sendiri di rumah.

Harganya tidak semahal PVC, tapi usianya hampir sama dengan PVC. Hanya saja kelemahan bahan seng ini adalah cepat berkarat. Sehingga sediakan juga anggaran untuk menggantinya bila berkarat dan terjadi pengeroposan. 


Jenis Talang Air Galvalum

Jenis talang air galvalum
Sumber : google.com

Jenis talang air galvalum merupakan baja yang dilapisi kombinasi dari bahan aluminium dan seng. Bahan galvalum ini cukup kuat dan tahan lama karena tidak mudah berkarat. 

Kombinasi bahannya membuatnya lebih awet sembilan kali lipat dari bahan aluminium atau seng. Namun harganya pun lebih mahal dari jenis talang air seng.

Talang air galvalum ini cukup banyak diminati untuk bangunan-bangunan minimalis. Selain karena bahannya yang tidak berat juga tersedia dalam berbagai bentuk talang air, ada yang kotak dan bulat dengan macam-macam diameter.


Cara Merawat Talang Air

Apapun jenis talang air yang Anda pilih, pastikan Anda merawatnya dengan memperhatikan hal-hal berikut ini :

Membuang Kotoran yang Menumpuk

Buanglah dengan rajin kotoran-kotoran yang terkumpul di talang. Biasanya talang air dipenuhi dedaunan dan plastik-plastik. Hal ini untuk mencegah penyumbatan saluran air dan tidak mengakibatkan kebocoran pada atap rumah.

Anda bisa menggunakan sekop kecil untuk membersihkannya. Mulailah dari lubang saluran yang mengalirkan air ke bawah, kemudian bergerak menjauh dari titik ini. 

Gunakan juga ember plastik untuk menampungnya dan membawanya turun agar Anda tidak bekerja dua kali bila kotoran berjatuhan di teras atau halaman rumah.

Menyemprot Talang dengan Selang

Setelah membersihkan kotoran di talang, Anda bisa mulai menyemprotnya tepat di sepanjang saluran air hingga ke pipa yang mengalir ke bawah.

Sembari menyemprotnya, Anda bisa juga menyikatnya untuk menghilangkan kotoran yang menempel atau lumut. Ada baiknya jika semprotan selang juga dilengkapi dengan pengatur tekanan yang dapat dinyalakan dan dimatikan untuk membantu Anda membersihkannya.

Keluarkan Penyumbat dari Dalam Pipa

Jika semprotan air Anda tidak lancar mengalir di sepanjang saluran pipa, tandanya ada kotoran yang menyumbat dari dalam pipa. Anda bisa menambah tekanan air pada semprotan agar mendorong kotoran untuk keluar.

Jika kotoran belum berhasil keluar, Anda bisa menggunakan alat bantu untuk mendorong kotoran keluar. Agar lebih mudah, Anda bisa menggunakan penggerek yang sering digunakan tukang ledeng, yaitu auger atau drain snake.

Faktor Keselamatan

Anda bisa menggunakan jasa tukang profesional untuk membersihkan dan merawat talang air. Namun bila Anda ingin mengerjakannya sendiri, jangan lupakan untuk memperhatikan keselamatan Anda saat membersihkannya.

1. Pastikan tangga yang dinaiki kuat dan tidak licin. Jangan bersandar pada sisi tangga saat membersihkan talang air.

2. Jangan melakukannya ketika kondisi cuaca tidak mendukung, seperti sedang hujan dan ada angin kencang. Perhatikan juga saluran kabel listrik di atas atap rumah. Bila perlu gunakan sepatu anti selip.

3. Gunakan sarung tangan saat membersihkan agar kulit Anda terlindungi dari goresan.

4. Sebelum membersihkan talang lebih baik membersihkan atap rumah dulu agar Anda tidak bekerja dua kali. Karena biasanya kotoran di atap akan turun dan menumpuk di talang.

Demikian beberapa jenis talang air yang perlu Anda ketahui sebelum memilihnya. Setelah itu bisa Anda praktekkan cara merawatnya agar tahan lama dan tidak mudah bocor.


Posting Komentar untuk "5 Jenis Talang Air dan Cara Merawatnya"