Cara Membuat Cerita Inspiratif

Berdasarkan tujuan dari cara membuat cerita inspiratif adalah untuk membuat pembaca menjadi lebih termotivasi dan terinspirasi setelah membaca cerita tersebut.

Menurut KBBI online, kata inspiratif adalah sesuatu yang sifatnya menginspirasi, memotivasi, atau memberikan semangat. Jadi menulis kisah atau cerita inspiratif merupakan menguraikan sebuah tulisan untuk memberikan nilai hikmah dan juga kebaikan.

Penulis cerita inspiratif yang baik seharusnya tidak sekedar mencurahkan isi hatinya tetapi juga mengajak pembaca untuk lebih baik lagi dari penulisnya dengan cara belajar atau study kasus dari kisah yang penulis berikan.

Definisi dari cerita inspiratif adalah cerita yang diambil dari kisah nyata untuk memberikan energi positif dan motivasi kepada pembaca melalui cerita yang disampaikan.

 


Cara Membuat Cerita Inspiratif Dengan Mudah

  •  Tentukan tema.

Sebaiknya tentukan tema terlebih dulu sebelum membuat cerita inspiratif. Misalnya, kamu ingin bercerita tentang perjalanan hijrah, maka batasi alur cerita pada tema yang bersangkutan agar tidak melebar kemana-mana. Karena cerita yang tidak fokus bisa membuat pembaca bingung dan cepat bosan.

Tema ini adalah ide pokok yang harus ada dalam sebuah cerita. Jadi saat menuliskannya pun kamu bisa lebih terfokus pada satu kejadian tertentu daripada menceritakan banyak hal tetapi menggantung sehingga tidak menarik.

  • Membuat judul.

Setiap tulisan tidak lepas dari judul. Namun tidak semua judul dapat memberikan inspirasi. Judul yang baik tidak akan melenceng dari tema dan membuat pembaca penasaran untuk melanjutkan membaca.

Buatlah judul-judul yang dapat menggerakkan hati dan indera perasa pembaca. Contoh : “Hati yang Tertinggal di Mekkah”, “Ku Titipkan Rindu di Sepertiga Malam”, “Senja dan Kamu Adalah Airmataku”, dan lain sebagainya kamu bisa mulai belajar membuat judul yang greget dari sekarang.

Tidak perlu khawatir jika kamu sudah membuat judul di awal menulis tetapi ada kemungkinan akan berubah di akhir cerita. Hal ini karena menyesuaikan juga dengan isi cerita kamu.

  • Batasi paragraf.

Buatlah ketentuan satu paragraf maksimal berisi 4 – 5 kalimat. Jika terlalu panjang maka pembaca akan lelah saat membacanya. Perhatikan juga bagaimana cara membuat cerita inspiratif untuk blog, majalah, koran, atau essay.

  • Cerita berasal dari kisah nyata.

Cerita dari kisah nyata lebih menarik daripada cerita fantasi untuk tema cerita inspiratif. Karena pembaca lebih membutuhkan inspirasi yang nyata agar pesan yang disampaikan penulis bisa lebih mudah diambil oleh pembaca. Misalnya, cerita tentang persahabatan lebih menarik daripada teknologi mesin waktu karena persahabatan lebih nyata untuk dijadikan cerita inspiratif daripada mesin waktu yang itu tidak nyata.

Untuk mendapatkan kisah nyata kamu bisa menuliskan berdasarkan cerita hidupmu sendiri atau hasil dari mendengar atau mengamati jalan cerita kehidupan orang lain.

  • Buatlah kerangka tulisan.

Kerangka tulisan akan membantu kamu agar cerita tidak melebar kemana-mana. Contoh kerangka tulisan adalah pembukaan – isi masalah – mengurai masalah – hikmah di balik cerita. Dalam membuat cerita inspiratif bisa lebih mudah kamu praktekkan jika sudah membuat outline atau kerangka tulisan.

  • Menulis dengan gaya bahasa bercerita.

Ketika menulis jangan terlalu banyak berpikir bagus atau jeleknya tulisan. Karena dijamin tulisanmu tidak akan selesai. Selalu merasa kurang bagus. Lebih baik menulis dengan tak menghiraukan bisikan ghaib yang membuat nyali menulismu menciut.

Menulis dengan gaya bahasa bercerita juga bisa membantu memberikan ruh atau feel dalam cerita, apalagi itu adalah cerita nyata. Pembaca akan merasa seperti sedang mendengarkan curahan hati atau bisa saja pembaca yang merasa sedang mencurahkan hati karena gaya bahasa yang digunakan mewakili suasana hatinya.

  • Paragraf pertama berkesan.

Paragraf pertama adalah penentu pembaca melanjutkan ceritanya atau tidak sehingga alangkah baiknya jika penulis menyajikan paragraph pertama yang tidak membosankan atau berkesan.

Ide memberikan kalimat pembuka di awal paragraph dengan percakapan pendek atau konflik akan lebih menarik perhatian pembaca. Terkadang memang harus lebih keras saat memikirkan awal kalimat pembuka cerita agar lebih menarik.

  • Berikan quote, kutipan, atau pemanis lain.

Jika kamu suka menulis puisi berilah kutipan atau puisi pendek di bawah judul agar lebih greget untuk pembaca saat membaca awal paragraf. Kamu pasti pernah baca juga kan saat enak-enak membaca penulis memberikan quote yang makjleb atau bahasa gaulnya “gue banget”.

Kamu bisa ambil dari kutipan motivator atau ayat-ayat Al-Qur’an untuk dijadikan quote ceritamu. Biasanya ini adalah trik yang cukup menarik bagi pembaca lho!

  • Baca kembali.

Dalam bagian ini penulis membaca kembali isi cerita yang ditulis dan melakukan editan pada tulisannya jika ada kesalahan. Yang namanya penulis apalagi masih pemula pasti tidak akan lepas dari kesalahan. Hal itu wajar-wajar saja kok.

Nah, dengan membaca kembali kamu bisa lebih tahu mana bagian yang typo, tidak masuk akal, tidak nyambung, kurang greget, dan lain sebagainya. Membaca kembali juga sebagai upaya self editing. Ketika kamu sudah mulai nyaman saat membacanya kembali maka tidak perlu khawatir kalau tulisanmu juga pasti akan enak dibaca orang lain.

  • Buat ending yang menarik.

Sebagus apapun pembukaan yang kamu buat, isi yang sesuai alur cerita, kisah yang nyata, tetapi ending tetaplah raja. Ketika pembaca tak menemukan hikmahnya pun bisa dikatakan gagal saat membaca kisah inspiratif yang kamu buat.

Ending yang bisa kamu pilih untuk mengakhiri ceritamu juga bermacam-macam, ada ending menggantung, surprise ending, atau yang lainnya. Yang pasti adalah tutup kisahmu dengan bahasa dari hati agar sampai ke hati pembaca.

 

Cara Membuat Cerita Inspiratif Berdasarkan Strukturnya

Adapun struktur dari cerita inspiratif adalah sebagai berikut :

  • Orientasi

Bagian ini berisi pembuka cerita, seperti pengenalan tokoh, suasana, dan peristiwa yang akan dihadapi. Kamu bisa melihat kisah-kisah inspiratif yang saya tulis di blog ini sebagai contohnya.

  • Perumitan peristiwa

Perumitan peristiwa berisi kisah tokoh dan peristiwa yang akan mengantarkan pembaca pada konflik atau masalah yang dihadapi tokoh.

  • Komplikasi

Komplikasi merupakan inti cerita. Bagian ini berisi kisah yang menjadi inspirasi, tokoh menceritakan bagaimana dirinya menghadapi masalah atau konflik yang dialami.

  • Resolusi

Resolusi adalah peristiwa yang menyadarkan tokoh tentang adanya kebaikan dalam konflik yang dihadapi.

  • Koda

Koda merupakan bagian penutup cerita yang berisi kesimpulan dan pesan moral.

 

Dengan mempelajari struktur cerita inspiratif tersebut maka akan membantumu ketika membuat kerangka tulisan. Tulisan menjadi lebih runut dan sesuai alur kejadian, yang terpenting adalah tulisan tidak out of topic.

Ketika kamu telah selesai membuat cerita inspiratif, sebelum membacanya kembali lebih baik endapkan dulu atau biarkan tulisanmu maksimal 2 hari. Tujuannya adalah kamu bisa netral saat membacanya kembali dan melakukan self editing.

Hal yang terpenting bagi penulis pemula adalah tidak cepat menyerah ketika menulis. Jangan langsung berharap tulisanmu bisa sebagus Asma Nadia, Andrea Hirata, atau JK Rowling sebelum kamu terus belajar. Mereka juga pernah menjadi penulis pemula sebelum akhirnya tulisannya selalu dinantikan banyak orang.

Buatlah tulisanmu dan yakinlah bahwa tulisanmu memiliki pembacanya sendiri. Kebanyakan penulis pemula cepat menyerah ketika sekali posting tapi belum banyak yang baca. Sabar saja karena semua butuh waktu untuk berproses. Semoga dengan cara membuat cerita inspiratif ini bisa membuat tulisanmu lebih baik lagi.

Posting Komentar untuk "Cara Membuat Cerita Inspiratif"