4 Cerita Inspiratif Islami Nyata yang Bermakna

 


Banyak cerita inspiratif islami nyata yang ada di sekitar kita. Tapi sangat sedikit cerita yang benar-benar bisa kita ambil hikmahnya karena ketidakpekaan kita terhadap sekitar.

Oleh karena itu, saya hadirkan cerita inspiratif islami nyata yang penuh hikmah berikut ini yang bisa membantumu dalam menambah wawasan keislaman.

 

Cerita Inspiratif Islami Nyata dan Penuh Hikmah

Kisah Luqman yang Gemar Tafakur

Cerita inspiratif penuh hikmah ini, salah satunya dari kisah Luqman Al-Hakim. Seorang budak yang juga ahli hikmah dan terkenal akan nasihat-nasihat yang disampaikan kepada anaknya.

Beliau juga menjadi orang yang namanya disebut dalam Al-Quran di Surat Luqman ayat 12-19. Beliau adalah orang yang suka menyendiri untuk bertafakur.

Karena dengan begitu, ia akan mudah memahami segala hal, memikirkan kebesaran Allah, dan akan membuka banyak jalan menuju surga.

Nasihat maupun ilmu yang ia sampaikan kepada anaknya adalah hasil dari bertafakur.

Berikut ini adalah contoh nasihat-nasihat itu:

  1. Suatu ketika Luqman berjalan dan melihat para pedagang. Ia pun berkata kepada anaknya bahwa terdapat perdagangan yang tidak akan mendatangkan rugi, yaitu berdagang dengan Allah.
  2. Mendekati ulama dan ahli hikmah, karena hal itu dapat melembutkan hati dan belajar mengenal Allah.
  3. Bangun terlebih dahulu sebelum ayam jantan berkokok. Karena ayam jantan telah bangun sebelum malaikat turun, dan akan berkokok setelah turun. Dan ada anjuran untuk berdoa ketika ayam berkokok.
  4. Larangan untuk bersikap sombong dan takabur, sebagaimana yang tercantum dalam Surat Luqman ayat 18.

 

Kejujuran Ibu Penjual Susu dan Anaknya

Salah satu cerita inspiratif islami tentang kejujuran kali ini datang dari masa Khalifah Uman bin Khattab. Kala itu, tinggallah seorang ibu dan anak gadisnya yang sama – sama berprofesi sebagai penjual susu di Madinah.

Suatu hari, harga susu mereka lebih mahal dibanding pedagang lain. Dagangan mereka pun sepi pembeli. Susu murah yang dijual dengan harga murah, oleh pedagang lain, tidak lain karena susu itu dicampur dengan air.

Si ibu sempat ingin berbuat curang seperti halnya pedagang lainnya, karena terdesak kebutuhan ekonomi. Namun Si Anak Gadis menolak, dan mengingatkan ibunya untuk berlindung pada Allah dari berbagai macam kejahatan.

Suatu hari, pedagang lain menghampiri dan menyarankan untuk menurunkan harga susu dan mencampurnya dengan air. Namun Si Ibu menolak walau sudah dibujuk. Akhirnya, salah satu pedagang itu pun merasa dihinakan.

Setelah sholat isya’, Khalifah Umar berbincang dengan sahabat yang lain, ia mendengar keluhan dari masyarakat bahwa susu kambing yang dijual di pasar sering terasa encer seperti dicampur air. Beliau berdua pun akhirnya memustuskan untuk menyelidiki.

Sahabat itu akhirnya pergi ke pasar untuk menyampaikan maklumat Khalifah Umar, yang berisi pelarangan mencampur susu kambing dengan air. Pedagang yang mencampur susu dengan air merasa ciut.

Mereka pun mendatangi si ibu dan melabraknya, berprasangka buruk terhadap Si Ibu bahwa dialah yang mengadukan hal ini pada khalifah. Pedagang lain pun mengusir Si Ibu dari pasar.

Akhirnya, Si Ibu dan anaknya berjualan keliling hingga beberapa bulan kemudian. Namun, pedagang curang tidak patah arang, mereka pun menyusun rencana untuk menjual susu murah ke rumah-rumah agar Si Ibu dan anaknya jera.

Malam itu, Khalifah Umar mengumpulkan sahabat-sahabat, untuk melakukan sidak karena masih mendengar keluh kesah masyarakat. Hingga sampai di suatu rumah, Khalifah Umar mendengar percakapan antara Si Ibu dan anaknya, tentang susu kambing.

Keesokan harinya, Khalifah Umar melamar anak gadis penjual susu kambing itu, untuk dinikahkan dengan anaknya, Asim bin Umar.

Sebuah riwayat menyebutkan bahwa dari garis keturunan mereka, lahir Khalifah Umar bin Abdul Aziz, yang bahkan disebut-sebut sebagai khalifah kelima setelah khalifah Ali bin Abu Thalib.

 

Cerita Inspiratif Islami Nyata Tentang Azab Kubur

Cerita inspiratif islami tentang azab kubur ini dikisahkan oleh salah satu ulama tabi’in. Kala itu, setelah beliau mengubur adiknya, ia menangis terisak-terisak.

Murid-muridnya pun menegurnya, karena ulama itu sendiri yang mengajarkan untuk tidak boleh menangis terisak-isak. Hingga menyiksa diri ketika ada anggota keluarganya yang meninggal, selain termasuk ke dalam perbuatan jahiliyah, hal itu akan menyiksa si mayat.

Namun, ia menangis bukan karena bermaksud melanggar sunah nabi, namun ia tidak bisa mengontrol, lantaran ada kejadian besar yang terjadi.

Ia pun bercerita bahwa, ia membongkar kuburan adiknya setelah mendengar suara adiknya yang berteriak ketakutan dan kesakitan.

Ternyata, ia menemukan rantai yang merah membara melekat pada tubuh adiknya, beliau pun berusaha melepaskan rantai itu, otomatis ia membuat tangannya terkena luka bakar. Cepat beliau sadar, bahwa itulah azab kubur. Beliau pun menutup kembali kuburan adiknya, yang malas mendirikan sholat.

 

Cerita Inspirati Islami Nyata yang Mengharukan

Cerita inspiratif islami mengharukan ini berasal dari Abu Qadamah, seorang panglima perang melawan Romawi, dan seorang mujahid muda.

Mujahid muda ini memaksa untuk ikut berperang, walau Abu Qadamah melarangnya. Akhirnya Abu Qadamah mengijinkan, dengan syarat mujahid muda itu harus berada di garis paling belakang, bertugas menyiapkan makanan untuk para tentara.

Ketika tiba waktunya untuk berbuka puasa, Abu Qadamah menghampiri mujahid muda itu, namun ternyata mujahid muda itu tertidur karena kelelahan.

Abu Qadamah tidak tega untuk membangunkannya, terlebih lagi ketika ia melihat mujahid muda tersenyum semakin lebar dalam tidurnya. Setelah mujahid muda itu bangun, Abu Qadamah ingin mengetahui mimpi apa yang menyebabkan mujahid muda itu demikian tersenyum. Mujahid muda itu pun menceritakannya asalkan Abu Qadamah merahasiakannya.

Hari berikutnya, pertempuran semakin sengit. Abu Qadamah tidak dapat menemukan mujahid muda itu seharusnya berada. Ia justru berada di garis depan dan mulai berperang walau ia tidak memiliki kemampuan untuk berperang. Abu Qadamah merasa tertipu.

Setelah perang dimenangkan oleh pihak muslim, Abu Qadamah mencari mujahid muda itu, kemudian ditemukannya mujahid muda itu sudah diujung hayatnya.

Mujahid itu berkata, bahwa ia telah mendapatkan surga dan bidadari yang menunggunya. Ia berpesan, potongan jubah untuk diberikan kepada ibunya agar bisa meredakan sedih.

Dan ia ingin Abu Qadamah nanti menenangkan adiknya yang masih berusia delapan tahun, serta tidak menunjukkan pakaiannya padanya, karena mujahid muda itu khawatir dengan konsekuensinya.

Kisah yang dialami mujahid muda ini, juga menjadi hadiah dari Allah untuknya karena ia selalu menjaga kesuciannya selama di dunia, akhirnya ia mendapatkan bidadari yang terjaga dan telah menunggunya di surga.

 

Dari keempat cerita inspiratif islami nyata di atas menunjukkan bahwa banyak hal yang bisa kita pelajari dari pengalaman hidup orang lain. Jangan menunggu sesuatu untuk berubah lebih baik, jangan karena dunia kamu mau beriman dan bertakwa. Namun hanya karena Dia-lah Sang Pencipta kamu ingin selalu berbuat lebih baik dalam hidupmu.

 

Source : https://wisatanabawi.com/kisah-nyata-islami/

 

Posting Komentar untuk "4 Cerita Inspiratif Islami Nyata yang Bermakna"