25 Quote Ali bin Abi Thalib Tentang Cinta dan Kisah Hidupnya

 


Ali bin Abi Thalib adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang menjadi khulafaur rasyidin terakhir atau pemimpin Islam setelah Rasulullah meninggal dunia. Quote Ali bin Abi Thalib tentang cinta bisa menginspirasi para pemuda dan pemudi masa kini.

Sebelum kita lebih jauh berkenalan dengan siapakah Ali bin Abi Thalib itu, bagaimana kehidupannya, maka ada baiknya kita ketahui dulu beberapa quote atau kutipan kalimat dari Ali bin Abi Thalib yang tentunya sangat bermanfaat bagi kehidupan kita.

 

Quote Ali bin Abi Thalib Tentang Cinta dan Kehidupan

1.       Barangsiapa mencintai sesuatu secara berlebihan, maka sesuatu itu akan membutakan penglihatannya dan membuat hatinya menjadi sakit.

2.       Aku mencintaimu, maka dari itu aku menasihatimu.

3.       Cinta itu tak dapat dinanti, ambil dia dengan penuh keberanian atau lepaskan dia dengan penuh keridhoan.

4.       Cintailah yang kamu cintai secukupnya dan jangan berlebihan, karena siapa tahu pada suatu hari dia akan menjadi orang yang membenci dan dibenci dirimu.

5.       Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.

6.       Orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal: kepercayaan, cinta dan rasa hormat.

7.       Apa yang menjadi milikmu, akan menemukanmu.

8.       Sesungguhnya wanita sanggup menyembunyikan cinta selama empat puluh tahun, namun tidak sanggup menyembunyikan kebencian walau hanya sesaat.

9.       Tetaplah berhubungan dengan orang-orang yang telah melupakanmu, dan ampuni yang bersalah padamu.

10.   Hiburlah hatimu, siramilah ia dengan percikan hikmah. Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih.

11.   Jangan berhenti berdoa untuk yang terbaik bagi orang yang kau cintai.

12.   Janganlah kalian menikahi wanita karena kecantikannya, karena mungkin saja kecantikannya akan membinasakannya. Dan jangan pula kalian menikahi wanita karena hartanya, karena mungkin saja hartanya akan menjadikannya bersikap sewenang-wenang. Akan tetapi, nikahilah wanita itu karena agamanya.

 

Quote Ali bin Abi Thalib Tentang Cinta dan Harapan

 

13.   Tubuh dibersihkan dengan air. Jiwa dibersihkan dengan air mata. Akal dibersihkan dengan pengetahuan. Dan jiwa dibersihkan dengan cinta.

14.   Yakinlah ada sesuatu yang menantimu setelah banyak kesabaran (yang kau jalani), yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa betapa pedihnya rasa sakit.

15.   Kusimpan cintaku dalam diam, kulisankan harapanku dalam doa, kuperjuangkan dirimu dalam Ridho-Nya.

16.   Janganlah engkau menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak akan membutuhkannya. Dan yang membencimu tidak akan mempercayainya.

17.   Jagalah hubungan dengan orang-orang yang telah melupakanmu, maafkan orang yang telah berbuat salah padamu, dan jangan pernah berhenti mendoakan hal-hal baik untuk orang yang kamu sayangi.

18.   Tak ada ketenangan untuk orang-orang yang dengki, tak ada pula cinta di antara orang-orang yang berakhlak buruk.

19.   Hati manusia itu seperti hewan buas. Mereka akan mendekatkan diri pada orang-orang yang dicintai dan telah mendidik mereka.

20.   Penyakit hati akan lebih buruk daripada penyakit yang dirasakan tubuh.

21.   Lebih mudah mengubah gunung menjadi debu daripada menanamkan cinta di hati yang dipenuhi dengan kebencian.

22.   Ada dua cara untuk menjalani hidup yang menyenangkan, entah itu di dalam hati seseorang ataukah dalam doa seseorang.

23.   Berikan perhatian dan bersikap baiklah kepada istrimu. Dia adalah bunga yang lembut, bukan budak rumah tanggamu.

24.   Ada kalanya perang terjadi karena satu kalimat, dan ada kalanya pula cinta tertanam karena pandangan sekilas.

25.   Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia.

 

Quote Ali bin Abi Thalib Tentang Cinta dan Kisah Hidupnya

Ali adalah khalifah keempat atau yang terakhir. Ali bin Abi Thalib adalah sepupu Nabi Muhammad. Ayah Ali, Abu Thalib adalah paman Nabi Muhammad. Ali yang bernama asli Haydar ini lahir di Makkah pada 13 Rajab, 10 tahun sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi rasul.

Semenjak lahir, Ali diasuh oleh Nabi Muhammad. Sosok Ali sudah menjadi penghibur bagi Muhammad yang saat itu tidak memiliki anak laki-laki. Nabi Muhammad jugalah yang menyematkan nama Ali.

Sang Baginda lebih senang memanggil Haydar dengan nama Ali karena memiliki arti derajat yang tinggi di sisi Allah SWT.

Saat Nabi diangkat menjadi rasul dan mulai berdakwah, Ali termasuk dalam orang-orang pertama yang mempercayainya. Ali tergolong dalam assabiqunal awwalun atau orang-orang yang pertama masuk Islam. Ali memeluk Islam saat masih berusia remaja.

Ali dewasa menikahi putri bungsu Nabi Muhammad dari Khadijah yaitu Fatimah Az-Zahra.

Pribadi Ali dikenal sangat sopan dan cerdas. Rasulullah bahkan memberi julukan Ali bin Abi Thalib pintu gerbang pengetahuan Islam.

"Aku adalah kota ilmu, sedangkan Ali bin Abi Thalib adalah pintunya," sabda Rasulullah.

Rasulullah juga menyandingkan Ali dengan sejumlah nabi terdahulu.

"Tiada pemuda sehebat Ali. Jika kalian ingin tahu ilmu Adam, kesalehan Nuh, kesetiaan Ibrahim, pelayanan Isa, maka lihatlah kecemerlangan Ali," kata Rasulullah.

Selain itu, gelar Ali bin Abi Thalib lainnya adalah Karamallahu Wajhahu yang artinya semoga Allah memuliakannya.

Sosok Ali juga terlibat dalam banyak peperangan bersama Rasulullah, kecuali saat perang Tabuk. Ketika itu, Ali mendapat tugas penting dari Rasulullah untuk menjaga kota Madinah.

Selain itu Ali juga mampu membuka Benteng Khaibar saat perang Khaibar. Padahal, ketika itu tidak ada satu orang pun yang bisa membukanya.

Sepeninggal Rasulullah, Ali bin Abi Thalib merupakan penerus kepemimpinan Islam. Dia menjadi khalifaur rasyidin yang keempat atau yang terakhir. Ali melanjutkan kepemimpinan khulafaur rasyidin dari Abu Bakar ash-Shidiq, Umar bin Khattab, dan Usman bin Affan .

Sebagai khulafaur rasyidin, Ali bertugas memimpin Islam. Selama menjabat, dia memiliki tanggung jawab memperluas syiar agama Islam, serta menyejahterakan kaumnya.

Masa pemerintahan Ali disebut sebagai periode tersulit dalam sejarah Islam karena terjadi perang saudara antar umat kaum Muslimin setelah tragedi terbunuhnya khalifah ketiga, Utsman bin Affan.

Itulah kelebihan Ali bin Abi Thalib saat menjadi khulafaur rasyidin terakhir. Selain itu, dia juga termasuk ke dalam jajaran sepuluh nama sahabat Nabi yang dijanjikan masuk surga. Kinerja Ali sangat baik terutama dalam urusan keuangan yakni mengurus Baitul Mal. Ali juga mampu memajukan bidang ilmu bahasa, meningkatkan pembangunan, dan meredam pemberontakan di kalangan umat Islam.

 

Itulah kisah hidup sosok yang dekat dengan Rasulullah SAW sehingga beberapa quote Ali bin Abi Thalib tentang cinta dan kehidupan serta harapan selalu mampu menjadi penenang hati dikala susah dan senang. Bukan lagi soal romantisme dengan pasangan saja, tetapi juga dengan orang-orang terdekat dan dengan diri sendiri. Semoga kita dimampukan untuk meneladani beliau untuk kehidupan kita yang lebih baik.

 

Referensi :

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210326115547-284-622395/kisah-ali-bin-abi-thalib-menjadi-khulafaur-rasyidin-terakhir

 

Posting Komentar untuk "25 Quote Ali bin Abi Thalib Tentang Cinta dan Kisah Hidupnya"