8 Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal Sesuai Ketentuan

Cara menulis kutipan dari jurnal, internet, buku, atau sumber bacaan lainnya tidak sama. Jika ingin belajar menulis dengan benar maka jangan lupa juga untuk mempelajari cara pengutipan yang benar dan sesuai ketentuan.

Perlunya kita mengutip sumber bacaan dengan benar adalah terhindar dari plagiasi. Istilahnya jangan ambil hak orang lain sebagai penulis aslinya jika tidak ingin dikatakan melanggar copyright.

Oleh karena itu, ketika kita mengutip kalimat atau paragraph dari manapun itu lebih baik cantumkan juga sumbernya darimana. Selain karena masalah plagiarism, apa yang kita tulis pun lebih valid dibandingkan kita asal menulis tanpa tahu darimana sumbernya.

Sebelumnya, kita pahami dulu apa sih landasan dari penulisan kutipan itu sendiri.

 


Landasan dan Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal

Menuliskan kutipan itu penting dalam menulis sebuah karya ilmiah atau skripsi. Namun kita juga harus paham bagaimana cara menulisnya agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hati-hati saat memilih menggunakan kutipan karena jika Anda terlalu banyak mengutip hasilnya pun menjadi kurang bagus. Tidak semua kutipan bisa Anda gunakan, sehingga perlu Anda pilih dan sesuaikan kembali sebelum memutuskan untuk mengutip.

Sebagai penulis pun cara menulis kutipan ini juga penting untuk dipahami. Seorang penulis tidak seharusnya sekedar menulis kutipan saja, tetapi juga bisa mempertanggungjawabkan secara penuh apa yang dia kutip ke dalam tulisannya.

Bukan ingin sok-sok menakut-nakuti ya. Bagi Anda yang sedang belajar menulis saya sarankan untuk tidak meninggalkan belajar cara menulis kutipan juga.

Memang cukup ribet kalau baru belajar menulis sudah harus belajar yang lainnya. Menulis satu halaman penuh aja susah kenapa harus peduli dengan kutipan yang digunakan.

Nah, itu dia pentingnya kenapa belajar menulis kutipan juga penting. Di awal-awal menulis kita pasti membutuhkan bahan bacaan lain untuk memberikan ide atau inspirasi. Tapi jangan lupa untuk mengolah kembali kalimatnya, jika Anda ingin menggunakan kalimat secara utuh maka harus disertakan sumber kalimat yang Anda gunakan tersebut. Baru dibawah kutipan Anda bisa memberikan review atau tanggapan dengan kalimat Anda sendiri.

Perlu diingat bahwa tidak semua kutipan bisa Anda gunakan di dalam karya ilmiah yang Anda tulis. Anda perlu melihat kesesuaian kutipan dengan karya tulis Anda.

Berikut ini akan kita bahas bersama bagaimana menulis kutipan dari jurnal, bagaimana jika itu kutipan langsung dan tidak langsung, bagaimana menggunakan kutipan yang ditulis oleh beberapa orang penulis, dan masih banyak lainnya.

 

Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal Sesuai Ketentuan

  • Kutipan Langsung Dari Jurnal

Kutipan langsung adalah kutipan yang ditulis sama persis seperti yang dituliskan oleh si penulis. Tentu saja ada tanda baca sebagai tanda bahwa kalimat tersebut kalimat langsung yang diambil dari kalimat atau poin di dalam teks jurnal tersebut.

Adapun teknis penulisan kutipan langsung, font di tulis lebih kecil dibandingkan tulisan standar yang Anda gunakan untuk membuat laporan.

Berikut adalah contoh kalimat langsung.

Berikut adalah penjelasan Irukawa Elisa dalam Jurnal Dampak Mengenalkan teknik Pada Anak Menjadikan Stereotip Gender (2014: 179-181)

“Mainan yang stereotip gender pada anak-anak, juga berimbas pada pola pikir anak. Apakah salah bila anak-anak memilih mainan  yang stereotip gender? Sebenarnya tidak ada yang keliru bila anak memilih mainan yang stereotip gender.”

Persoalan akan muncul bila pilihan mainan tersebut merupakan paksaan dari lingkungan sosial. Dampaknya adalah anak-anak terpaksa menguasai keterampilan yang sesuai dengan peran gendernya, dan kreativitas anak akan terbatas”.

Penulisan kutipan langsung memiliki beberapa catatan penting.

1.       Penulisan kutipan langsung tidak boleh diubah-ubah dari kutipan aslinya.

2.       Karena kutipan langsung harus asli seperti di jurnal, maka kutipan dari jurnal bisa dicocokan dengan gagasan yang Anda tulis.

3.       Terkait penulisan kutipan langsung menggunakan jarak 2 spasi dan menambahkan tanda kutip (“…”).

4.       Wajib hukumnya kita menyertakan sumber kutipan yang meliputi mencantumkan nama penulis, tahun terbit dan halaman sumber. Kelima, khusus kutipan yang diambil dari jurnal luar negeri, maka kutipan tersebut harus dicetak miring.

5.       Apabila Anda sebagai penulis ingin memisahkan kutipan langsung dibagian kalimat tengah, maka dapat ditulis dengan menuliskan kalimat awal dan kalimat yang dihilangkan bisa diberi tanda titik tiga buah, barulah dilanjutkan kalimat selanjutnya yang akan ditulis.

Akan berbeda lagi jika kasusnya bagian kalimat akhir, maka kalimat yang dihilangkan diberi tanda titik empat. Terakhir, jika kasusnya kutipan langsung dari jurnal ingin Anda tambahkan komentar, maka bagian komentar Anda bisa ditulis di dalam kurung.

 

  • Kutipan Tidak Langsung Dari Jurnal

Jika tadi sudah dipaparkan cara menulis kutipan secara langsung, maka ada beberapa poin penulisan kalimat tidak langsung. Dikatakan kutipan tidak langsung karena kutipan ditulis tanpa mengurangi ataupun menambahkan kalimat.

Syarat penulisan kutipan tidak langsung adalah menuliskan penulis jurnal sebelum kutipan ditulis.

Berikut adalah contoh kutipan tidak langsung dari jurnal :

Menurut Agung Hermanto (2009: 15-16) menyatakan bahwa Dalam  membuat sebuah karya ilmiah jenis penelitian, eksplorasi pustaka merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan kebenaran data yang ingin diteliti.

Cara menulis kutipan dari jurnal secara tidak langsung juga bisa dilakukan dengan cara menuliskan nama penulis di bagian akhir. Contoh sebagai berikut.

Dalam  membuat sebuah karya ilmiah jenis penelitian, eksplorasi pustaka merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk mendapatkan kebenaran data yang ingin diteliti (Agung Hermanto, 2009 : 15-16)

Adapun cara menulis kutipan dari jurnal ilmiah tidak langsung, pastikan redaksional yang digunakan dibuat sendiri oleh penulis. Terkait dengan sumber yang dicantumkan harus jelas. Jadi, pastikan memiliki jurnal yang identitasnya jelas, karena itu akan mempengaruhi objektivitas karya Anda.

 

  • Kutipan Dari Jurnal Secara Internasional

Ternyata penulisan kutipan dari jurnal ada beberapa style, Chicago, APA dan masih banyak lagi. Memang penulisan kutipan dari jurnal tersebut tergantung dari jurusan jurnal. Missal ada jurnal khusus teknik, dan jurnal tentang social, maka style penulisannya pun juga berbeda.

Terlepas dari berbagai macam style, kutipan yang diakui dunia internasional adalah style APA untuk bidang penelitian non teknik. Nah, berikut contoh menulis kutipan menggunakan style APA dari jurnal Internasional.

Barangkali Anda penasaran cara menuliskan kutipan menggunakan style APA? Seperti yang terlihat seperti contoh di atas. Penulisan style APPA dalam menuliskan  nama penulis ditulis di dalam kurung dan ditulis dalam satu pembahasan.

 

  • Nama Penulis dalam Tanda Kurung

Nama penulis artikel jurnal yang dikutip dalam tulisan harus kamu masukkan ke dalam tanda kurung. Perlu diingat bahwa nama yang dimasukkan adalah nama belakang.

Berikut ini contohnya:

Budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan (Rustaman, 2011).

 

  • Nama Penulis di Pembahasan

Selain mencantumkan nama penulis di bagian akhir kutipan menggunakan tanda kurung, kamu juga bisa memasukkan nama penulis ke bagian pembahasan.

Contohnya bisa dilihat di bawah ini:

Menurut Rustaman (2011)budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

 

  • Kutipan Tanpa Nama Penulis

Beberapa jurnal yang kamu temukan juga tidak mencantumkan nama penulisnya. Untuk kasus seperti ini, kamu bisa menuliskan judul jurnal beserta tahun pembuatan.

Berikut contohnya:

Politik internasional memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan politik di negara berkembang (“Globalisasi Serta Dampaknya,” 2011)

 

Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal 2 Pengarang

Beberapa artikel jurnal ditulis oleh dua orang penulis yang berbeda, maka cara menuliskan kutipan dari artikel ini harus menggunakan tanda “&” atau ampersand.

Budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan (Rustaman & Lubis, 2011).

Jika ingin memasukkan kutipan ke dalam pembahasan, maka penulisannya tidak lagi menggunakan “&”. Tanda tersebut digantikan dengan kata “dan”.

Menurut Rustaman dan Lubis (2011) budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

 

Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal 3 Pengarang

Untuk menuliskan kutipan dari 3 pengarang, kamu harus mengurutkan nama penulis berdasarkan abjad. Masing-masing nama penulis juga harus dipisahkan dengan tanda koma (“,”).

Lubis, Putra, dan Rustaman (2011) berpendapat bahwa budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

Kamu juga bisa menggunakan kata “et al” di belakang nama penulis pertama jika jumlah penulisnya lebih dari tiga.

Menurut Lubis et al. (2011) budaya politik yang berkembang di suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap jalannya sistem pemerintahan.

 

Dalam memberikan tips bagaimana menulis kutipan dari jurnal ini saya banyak mengambil dari situs penerbit deepublish dan academia.co.id. Karena saya juga masih harus banyak belajar jadi saya bagikan bahan pembelajaran di sini.

Cara penulisan kutipan dari jurnal untuk ditulis dalam daftar Pustaka bisa Anda lihat di artikel sebelumnya tentang penulisan kutipan dari internet.

  

Referensi :

Elisa, Irukawa. “4 Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal.” penerbitdeepublish.com, 8 Oktober 2020,  www.penerbitdeepublish.com/cara-menulis-kutipan-dari-jurnal/. Diakses pada tanggal 30 November 2021.

Academia. “Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal.” Academia.co.id, www.academia.co.id/cara-menulis-kutipan/jurnal/. Diakses tanggal 30 November 2021.

 

 

 

Posting Komentar untuk "8 Cara Menulis Kutipan Dari Jurnal Sesuai Ketentuan"