Widget Atas Posting

Melanjutkan Kuliah yang Terputus, Bagaimana Caranya dan Dimana?

Keputusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi memang tidak mudah. Dibutuhkan komitmen untuk bisa menyelesaikannya. Dan banyak faktor yang menjadi pertimbangan mengapa memutuskan tidak melanjutkan kuliah.

Persoalan usia, biaya, dan waktu seringkali menjadi alasan mengapa seseorang putus kuliah atau drop out. Keputusan untuk melanjutkan kuliah yang terputus pun bukan perkara yang mudah jika tak didukung dengan kesiapan mental dan kebutuhan lain selama kuliah.

Namun kini pemerintah Indonesia pun juga memperhatikan fenomena ini. Karena cukup banyak masyarakat yang terpaksa putus kuliah hanya karena masalah biaya. Bentuk program bantuan dari pemerintah yang seperti apa akan kita bahas di bawah ini.

Di dalam artikel ini saya akan menginformasikan mengenai peluang untuk melanjutkan kuliah yang terputus, kampus mana saja yang menerima, dan bagaimana cara melanjutkan kuliah tersebut agar tidak lagi terkendala biaya, waktu, dan usia.

 


Tips Melanjutkan Kuliah yang Terputus

Ada banyak permasalahan yang dihadapi ketika Anda harus memutuskan tidak melanjutkan kuliah. Saya pun dulu termasuk mahasiswa yang pernah drop out di tahun pertama kuliah.

Alasan saya waktu itu adalah biaya hidup yang cukup mahal. Namun ada beberapa orang yang mengatakan bahwa saya belum nemu saja tempat atau warung makanan yang murah. Pikir saya saat mendengar itu mungkin saja seperti itu tetapi pada kenyataannya saya cukup kesulitan bertahan hidup waktu itu hingga saya sakit tipes.

Nah, ditahun kedua saya akhirnya mendaftar kembali untuk bisa kuliah di Jogja saja yang menurut saya lebih murah biaya hidupnya. Meski dengan syarat saya harus bisa mendapatkan kampus yang lebih bagus dari kampus sebelumnya yang saya tinggalkan.

Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan untuk bisa melanjutkan kuliah yang terputus :

  1. Menerima keadaan

Saya rasa tidak mudah menghadapi lingkungan di sekitar kita yang mempertanyakan mengapa kita memilih putus kuliah. Meski sudah kita beri seribu satu alasan, mereka pun yang bertanya akan merespon seolah-olah keputusan kita itu salah. Contohnya ketika Anda bilang bahwa tidak ada biaya untuk melanjutkan kuliah, kebanyakan orang akan merespon Anda bisa mencari pekerjaan sampingan yang penting tetap kuliah. Tidak semudah itu juga bisa mendapatkan pekerjaan part time. Saya pun pernah beberapa kali ditolak saat melamar menjadi pelayan di berbagai rumah makan fast food.

Jadi bisa menerima keadaan diri sendiri menurut saya sangat penting sekali dan paling utama. Karena jika Anda tidak bisa menerima maka Anda pun mudah terpancing pendapat orang, yang ujung-ujungnya Anda malah menyalahkan diri sendiri dan tidak punya semangat untuk bangkit.

  1. Membuat Rencana Jangka Panjang dan Pendek

Setelah saya drop out dari UNDIP, saya pun mulai menyusun kembali rencana studi agar bisa melanjutkan kuliah di tahun depan. Salah satunya belajar lagi materi-materi untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru. Anda bisa belajar sendiri atau mengikuti short course jika Anda punya biaya.

Saya pun sudah merencanakan jika saya diterima apa tindakan yang akan diambil untuk bisa tetap mandiri meski dengan budget hidup yang minim. Karena ada rasa tidak enak hati jika masih minta orang tua. Salah satu cara adalah mencari kenalan atau teman yang sudah lebih dulu kuliah di sana agar bisa dibantu mencari kost dan tempat makan yang murah. Usahakan jarak kost dengan kampus bisa Anda tempuh dengan jalan kaki jika tidak punya kendaraan sendiri.

  1. Mengisi Waktu dengan Bekerja

Jika Anda masih memiliki waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan kuliah tahun depan, Anda bisa mencoba mengisi waktu dengan mencari pekerjaan sementara. Cara ini cukup ampuh agar Anda juga memiliki tabungan sendiri saat akan masuk kuliah lagi.

  1. Rajin Berdoa dan Tidak Mudah Putus Asa

Tips berikutnya adalah jangan lupa untuk selalu berdoa atas apa yang menjadi hajat Anda. Karena yang berkuasa mengabulkan dan meridhoi perjalanan hidup kita hanyalah Allah SWT. Dengan berdoa maka sekalipun Anda gagal pun tidak akan terlalu kecewa karena yakin Allah pasti akan memberi ganti yang lebih baik lagi. Nah, ini yang saya sebut dengan benteng keimanan.

  1. Percaya Pada Diri Sendiri

Putus kuliah bukan karena kita bodoh, tetapi putus kuliah adalah keputusan kita untuk mencari waktu yang lebih tepat lagi. Jadi anggap saja itu adalah jeda untuk merencanakan kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang. Jangan mudah terpancing pendapat negative orang lain yang bisa membuat Anda patah semangat. Karena yang menjadi tokoh utama hidup Anda adalah diri Anda sendiri.

 

Program Pemerintah untuk Melanjutkan Kuliah yang Terputus

Program dari pemerintah ini ada di bawah Kemendikbudristek yang ditujukan bagi mahasiswa yang sempat putus kuliah dan ingin melanjutkan pendidikan lagi ke perguruan tinggi. Program ini diberi nama Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Lewat program ini Capaian Pembelajaran (CP) dan kompetensi yang diraih lewat pendidikan formal, informal, dan pengalaman kerja dapat digunakan untuk masuk pendidikan tinggi. Dikutip dari laman RPLA Kemdikbud, mahasiswa RPL tidak perlu mengambil seluruh SKS pada program studi yang diminati.

Dengan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) semua yang telah dicapai calon mahasiswa, termasuk pengalaman kerja, nantinya diakui sebagai kredit. Sehingga saat melanjutkan pendidikan formal, mahasiswa tidak perlu mengulang kuliah dari awal.

Syarat dan Cara Daftar Program RPL

Sarjana

  • lulusan SMA/Sederajat, atau
  • pernah kuliah dan sudah memiliki pengalaman kerja paling tidak 2 tahun, atau
  • memiliki sertifikasi pelatihan yang jelas

Magister

  • masyarakat yang sudah lulus sarjana, atau
  • pernah kuliah magister namun tidak selesai akan tetapi memiliki pengalaman kerja, atau
  • memiliki pelatihan bersertifikasi yang jelas dapat mengikuti program RPL ini dengan bantuan subsidi selama 1 semester

Untuk informasi pendaftaran dan daftar perguruan tinggi dan prodi penyelenggara, peminat dapat mengakses tautan di website rpla.kemdikbud.go.id.

 

63 Kampus Penyelenggara RPL untuk Melanjutkan Kuliah yang Terputus

1. Universitas Airlangga

2. Universitas Diponegoro

3. Universitas Gadjah Mada

4. Universitas Padjadjaran

5. Universitas Andalas

6. Universitas Pendidikan Indonesia

7. Universitas Negeri Jakarta

8. Universitas Negeri Makassar

9. Universitas Negeri Malang

10. Universitas Negeri Manado

11. Universitas Negeri Medan

12. Universitas Negeri Padang

13. Universitas Negeri Semarang

14. Universitas Negeri Surabaya

15. Universitas Negeri Yogyakarta

16. Universitas Pendidikan Nasional

17. Universitas Pancasila

18. Universitas Aki

19. Universitas Amikom Purwokerto

20. Universitas Bengkulu

21. Universitas Duta Bangsa Surakarta

22. Universitas Halmahera

23. Universitas Ivet

24. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

25. Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

26. Universitas Panca Marga

27. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

28. Universitas Muhammadiyah Palangka Raya

29. Universitas Muhammadiyah Ponorogo

30. Universitas Muhammadiyah Purworejo

31. Universitas Muhammadiyah Sukabumi

32. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

33. Universitas Muhammadiyah Surakarta

34. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

35. Universitas Negeri Gorontalo

36. Universitas Pendidikan Ganesha

37. Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

38. Universitas PGRI Semarang

39. Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan

40. Universitas Setia Budi

41. Universitas Triatma Mulya

42. Universitas Ubudiyah Indonesia

43. Universitas Widya Dharma Klaten

44. IKIP PGRI Pontianak

45. Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

46. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali

47. Institut Teknologi dan Pendidikan Markandeya Bali

48. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

49. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum

50. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada

51.Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mercubaktijaya Padang

52. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Rapih Yogyakarta

53. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santo Borromeus

54. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPAK Padang

55. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kuningan

56. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Yasika

57. Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer PPKIA Pradnya Paramita

58. Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram

59. Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Mataram

60. STIE Tribuana Bekasi

61. STIKES Mitra Husada Karanganyar

62. STMIK Widya Pratama

63. Universitas 17 Agustus 1945 Semarang.

 

Dengan adanya program RPL dari pemerintah tersebut semoga tidak membuat Anda putus asa untuk melanjutkan kuliah yang terputus. Jangan khawatir dan jangan minder karena setiap orang memiliki waktunya masing-masing.

 

Posting Komentar untuk "Melanjutkan Kuliah yang Terputus, Bagaimana Caranya dan Dimana?"