Widget Atas Posting

Cara Mengundurkan Diri dari Universitas Negeri dan Swasta

Tidak selalu bisa kuliah merupakan impian setiap orang. Karena masing-masing dari kita memiliki masalah sendiri dan juga waktu yang tidak sama.

Ada yang lulus SMA bisa langsung kuliah, ada juga yang harus menunggu 1 hingga 2 tahun baru bisa kuliah. Namun ada juga yang memutuskan tidak kuliah.

Jika sudah terlanjur masuk kuliah tapi ingin berhenti atau keluar apa yang harus dilakukan? Berikut ini akan saya informasikan beberapa cara mengundurkan diri dari universitas dengan baik.

Saya menulis artikel ini juga karena pernah mengalami hal yang sama. Sebelum saya kuliah di UGM, saya pernah menjalani satu semester di UNDIP dengan jurusan yang sama. Mungkin pengalaman pribadi ini akan saya tulis di artikel yang berbeda nantinya.


Cara Mengundurkan Diri dari Universitas Swasta dan Negeri dengan Tepat

Jika Anda ingin berhenti kuliah pastikan untuk mencari langkah yang tepat karena Anda pun harus memikirkan apa yang terbaik bagi masa depan Anda. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda pikirkan terlebih dulu bagaimana cara mengundurkan diri dari universitas :

  1. Menyelesaikan Urusan Birokrasi

Ada beberapa urusan birokrasi yang mesti Anda selesaikan terlebih dulu sebelum mengundurkan diri. Bagaimana caranya?

-          Bicara Pada Dosen PA (Pembimbing Akademik) Anda

Mungkin Anda sebenarnya sudah tidak ingin lagi bertemu dengan pihak kampus, apalagi dosen PA. Namun perlu Anda lakukan untuk menjaga sopan santun ketika ingin keluar dari universitas.

Sampaikan dengan jelas beserta alasan yang kuat mengapa Anda memutuskan untuk mengundurkan diri. Jangan dijelaskan lewat surel atau surat pengunduran diri karena mereka pun akan bertanya-tanya mengapa Anda memilih keluar. Jika alasan Anda cukup kuat dan jelas, maka saya pun yakin pihak dosen pun bisa mengerti. Perlu juga Anda siapkan rencana ke depan setelah mengundurkan diri kegiatan apa yang akan Anda lakukan.

-          Diskusikan dengan Konselor Mengenai Dampak Jika Anda Mengundurkan Diri

Seorang dosen atau konselor yang baik pastinya akan menjelaskan mengenai konsekuensi apa yang akan Anda tanggung jika mengundurkan diri. Bukan dengan tujuan untuk menakut-nakuti Anda tetapi untuk menjelaskan dan mengingatkan kembali kepada Anda mengenai hak dan kewajiban seorang mahasiswa. Beberapa kampus mungkin memiliki kebijakan jika Anda mengundurkan diri maka pada tahun-tahun yang akan datang Anda tidak bisa mendaftarkan kembali ke kampus tersebut. Nah, ini juga perlu Anda pikirkan.

-          Selesaikan Semester Jika Memungkinkan

Jika sudah memasuki awal semester dimulai dan Anda sudah menyelesaikan urusan birokrasi, seperti biaya sks, dll, maka lebih baik Anda menyelesaikannya terlebih dulu. Itupun jika Anda memiliki waktu untuk menyelesaikannya sambil menunggu timeline yang Anda buat untuk rencana selanjutnya.

Dengan menyelesaikan semester terlebih dulu maka nilai Anda pun diakhir semester bisa keluar tanpa mendapatkan nilai yang ambigu, seperti BL atau belum lengkap. Selain itu, Anda pun tetap mendapatkan ilmu dari mata kuliah yang Anda ambil hingga selesai.

-          Melengkapi Formulir Pengunduran Diri

Setelah melewati tahap diskusi atau berkomunikasi dengan dosen PA, Anda bisa mulai mengumpulkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pengunduran diri. Biasanya komunikasi dengan dosen PA ini akan berjalan lebih lama karena dosen pun perlu mengetahui alasan Anda mengundurkan diri secara lebih dalam dan mencarikan opsi lain untuk mengatasinya. Namun jika keputusan Anda pun sudah bulat dan dosen sudah menyetujuinya, maka tidak lagi masalah untuk melanjutkan proses pengunduran diri kuliah Anda. Karena Anda membutuhkan tanda tangan dosen PA untuk bisa mengumpulkan formular pengunduran diri.

-          Manfaatkan Kebijakan Uang Kembali dari Universitas

Tergantung dari kapan Anda berhenti berkuliah, mungkin Anda bisa mendapatkan uang SPP kembali secara penuh atau sebagian. Biasanya, mahasiswa yang mengundurkan diri dari perkuliahan atau kelas sebelum hari pertama perkuliahan berhak mendapatkan 100% uang SPP kembali. Namun, Anda masih harus membayar kembali pinjaman biaya perkuliahan atau beasiswa juga. Untungnya, jika Anda bisa mendapatkan uang SPP kembali, Anda bisa merasa sedikit lebih ringan ketika harus membayar semua pinjaman tersebut kembali.

 

  1. Merencanakan Langkah Selanjutnya

-          Jika Anda memiliki Pinjaman Kuliah, Bersiaplah Untuk Menyelesaikannya

Anda harus mulai membayarnya sekitar enam bulan setelah tanggal Anda berhenti kuliah. Untuk memastikan Anda bisa membayarnya, carilah pekerjaan dengan gaji yang tetap atau persiapkan rencana finansial lain, misalnya tabungan. Pada titik ini, fokus utama Anda adalah untuk melakukan apa pun agar tidak terjebak di dalam lingkaran utang. Pikirkan rencana finansial untuk menentukan seberapa banyak uang yang bisa disisihkan untuk membayar cicilan bulanan. Anda bisa saja tidak bisa diterima di universitas lain jika gagal membayar cicilan pinjaman belajar Anda.

-          Analisis Prospek Anda

Buatlah daftar opsi yang tersedia setelah berhenti berkuliah untuk sementara. Ini merupakan cara mengundurkan diri dari universitas yang tepat karena Anda memiliki rencana lain yang lebih jelas dan matang. Mungkin Anda penasaran untuk meniti karier di bidang militer, atau Anda sedang bekerja magang yang menjanjikan karier tetap setelahnya. Tidak peduli apa minat Anda, carilah tujuan akhir yang bisa mengantarkan dan membantu Anda meraih mimpi dan memanfaatkan waktu serta energi dengan lebih baik.

·        Cari tahulah apakah (dan bagaimana) mungkin untuk mendapatkan pekerjaan impian Anda tanpa ijazah formal. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan riset mengenai persyaratan kerja atau mencarinya dari situs lowongan pekerjaan.

·        Berpikirlah realistis mengenai kesempatan lain. Janganlah beranggapan bahwa Anda bisa mengurus semuanya dengan baik tanpa rencana konkret karena hal ini akan mempersulit posisi Anda.


  1. Mencari Alternatif Lain Selain Universitas

Tentunya Anda sudah membuat rencana secara matang apa yang akan Anda lakukan setelah mengundurkan diri dari kampus. Mungkin Anda akan mencari pekerjaan, membuka usaha, atau magang. Beberapa opsi di bawah ini mungkin bisa Anda ikut pertimbangkan untuk menyempurnakan cara mengundurkan diri dari universitas secara tepat dan aman.

-          Mengambil Cuti

Daripada menyerah dan berhenti berkuliah sama sekali, lebih baik Anda mengambil cuti semester. Informasikan dosen PA dan dosen Anda bahwa Anda berencana untuk mengambil cuti perkuliahan. Mereka akan bisa membantu Anda seputar langkah-langkah yang diperlukan untuk mendaftarkan diri kembali di masa depan. Selain itu, mereka juga mampu menjelaskan hal yang akan terjadi pada nilai serta uang bantuan pendidikan jika Anda mengambil opsi ini.

·    Jika nilai Anda baik ketika mengambil cuti, Anda mungkin diperbolehkan masuk kembali ke program yang sama dengan catatan akademis yang sama.

·       Opsi cuti berkuliah tidak terlihat semengerikan berhenti kuliah karena hal ini bersifat sementara.

-          Mencari Pekerjaan

Jika Anda belum siap untuk kembali mengenyam pendidikan, Anda akan memerlukan pekerjaan sehingga Anda tetap bisa berdiri sendiri. Pekerjaan paruh waktu pun bisa memberikan keamanan finansial dan memberikan cukup waktu untuk menabung sementara mempersiapkan hal-hal lain. Anda hanya harus mau untuk mulai dari bawah dan bekerja lebih keras untuk mendapatkan kenaikan pangkat karena kualifikasi yang lebih rendah.[13]

·   Ada beberapa pekerjaan yang cukup menggiurkan para pencari kerja yang tidak memiliki ijazah, seperti agen penjualan, manajemen ritel, layanan pelanggan, administrasi kantor, dan pramutama.

·    Berhenti bersekolah sebenarnya bisa menjadi nilai tambah untuk beberapa orang. Menurut mereka, hal ini membuatnya fokus pada pekerjaan dan mendedikasikan waktu pada hal yang mereka minati.

-          Ikut Program Magang

Kesempatan yang tepat dapat membantu Anda untuk mendapatkan pengalaman kerja di dunia nyata dan memasukkan nama Anda ke dalam daftar kontak perusahaan besar. Hal ini akan membuat Anda lebih menarik di mata pemberi kerja. Kebanyakan perusahaan tidak mewajibkan karyawan magangnya untuk memiliki ijazah dari universitas sehingga kesempatan Anda akan sama seperti banyak orang lain. Kalau beruntung, Anda mungkin akan diberikan tawaran posisi sebagai karyawan tetap ketika masa magang hampir selesai.

·       Carilah program magang yang berkaitan langsung dengan minat dan bidang keahlian Anda. Jika Anda ingin turut andil dalam pekerjaan LSM contohnya, bekerjalah secara sukarela di organisasi yang membantu orang-orang miskin mengakses fasilitas sosial.

·   Jangan terlalu cepat menolak program magang tak berbayar. Biasanya program-program inilah yang akan memberikan kesempatan untuk bekerja secara tetap.

·   Pastikan untuk menyebutkan lama Anda belajar di universitas ketika menuliskan riwayat pendidikan.

-          Mengikuti Program Belajar Sambil Magang

Carilah seseorang yang mengerjakan sesuatu yang sesuai dengan minat Anda dan tanyakan apakah mereka mau menerima dan membimbing siswa magang. Ada banyak sekolah menengah kejuruan atau SMK yang menawarkan program seperti ini untuk pekerjaan-pekerjaan seperti tukang kayu, tukang pipa, dan montir. Belajar secara langsung dari orang yang ahli merupakan cara terbaik untuk mendapatkan ilmu praktis yang bisa membantu Anda masuk ke dalam industri yang diminati.

·  Program belajar sambil magang biasanya lebih murah, singkat, dan khusus dibandingkan mengejar gelar dari universitas biasa.

·       Carilah perusahaan atau organisasi mana saja yang memberikan program seperti ini di sekitar rumah Anda lewat internet.



 

Tips Cara Mengundurkan Diri dari Universitas Tanpa Masalah

  1. Jika Anda merasa tidak puas, mungkin Anda hanya merasa kelelahan atau ini merupakan saat untuk memilih program studi baru.
  2. Daripada berhenti berkuliah, pertimbangkanlah untuk pindah ke sekolah lain atau menyelesaikan studi Anda secara daring sesuai dengan waktu Anda.
  3. Cobalah untuk memikirkan kembali apakah Anda memang mau berhenti kuliah sekarang atau nanti untuk memberikan diri waktu berpikir dan merencanakan langkah selanjutnya. Selain itu, hal ini juga membantu Anda untuk menghindari utang tambahan.
  4. Duduk dan berdiskusilah dengan orang tua atau pasangan Anda mengenai apa yang Anda rasakan sebelum memutuskan sesuatu yang drastis. Kegiatan ini sangat penting terutama jika mereka yang membayar SPP Anda.
  5. Siapkan rencana untuk dua, lima, atau bahkan sepuluh tahun ke depan. Pada akhir dari rencana ini, nilailah ulang apakah pendidikan tinggi memang penting untuk kesuksesan karier di bidang yang Anda geluti.
  6. Jika Anda memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan dari nol, berusahalah dua kali lebih keras dan kembalilah dengan semangat yang membara.
  7. Berhenti kuliah memang bisa membuka pintu-pintu yang Anda pikir tidak mungkin sebelumnya. Namun, hal ini tidak selalu menjamin kesuksesan bagi semua orang. Anda masih harus bekerja keras dan memiliki banyak akal untuk bisa mendapatkan apa yang Anda mau di dalam kehidupan Anda.

Cara Mengundurkan Diri dari Universitas dengan Mudah

Demikian langkah-langkah yang tepat untuk Anda pikirkan dan lakukan agar Anda pun bisa menemukan cara mengundurkan diri dari universitas tanpa masalah untuk kedepannya. Apapun pilihan Anda, bukan karena baik dan buruk, tetapi apa yang tepat untuk Anda saat ini. Karena baik menurut orang belum tentu baik bagi kita, dan sebaliknya salah menurut orang belum itu pilihan yang salah bagi hidup kita. Jadi yakin lah pada diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Cara Mengundurkan Diri dari Universitas Negeri dan Swasta"