Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Mengapa Aku Harus Peduli Pendapat Orang Lain?

 

Sebagai manusia, kita hidup selalu mempunyai kelebihan maupun kekurangan. Kebanyakan manusia hanya menilai kekurangan yang ada pada diri orang lain sebagai pembenaran diri bahwasanya kekurangan yang dia punya tidak akan terkespos karena ada orang lain yang lebih buruk dari dia ternyata ada. Padahal jika di pikir lagi, bisa jadi di sisi lain orang itu jauh lebih baik. Bisa jadi orang itu membenci kita atau hanya sekedar iri hingga mencari kesalahan agar kita menjadi rendah diri hingga jadi kecil hati. Apakah bagus? Tentu tidak!

Seperti pribahasa ‘NILA SETITIK RUSAK SUSU SEBELANGA

Semua kebaikan yang sudah kita haturkan tidak bernilai lagi, karena rasa stress yang memuncak akhirnya membuat kita menjadi pemurung. Tidak bersosial seperti dahulu. Orang yang melihat keburukan kita semakin senang karena apa yang dia omongkan membuat kita semakin menderita. Tanpa disadari itu pun sudah termasuk perilaku bullying yang terjadi disekitar kita namun sudah mendarah daging hingga jadi kebiasaan. Bukan lagi hal yang memalukan apalagi menjadi sebuah larangan.



Lantas kenapa orang lain yang tidak memberi kita makan malahan hanya membuat kerusakan dalam hidup kita omongannya malah kita pikirkan?

Jawabannya sederhana sekali, penilaian orang lain sangat berpengaruh dalam hidup kita. Orang yang kita anggap penting akan mempengaruhi bagaimana kita menjalani hidup. Tanpa sengaja kita menanggap orang yang memberikan penilaian buruk terhadap kita itu sebagai sesuatu yang harus didengarkan. Padahal itu adalah sesuatu yang membawa dampak negative. Selain itu, orang yang kita anggap penting juga akan membantu kita dalam mencapai tujuan hidup kita. Mereka akan memberikan semangat dan motivasi yang kita butuhkan untuk mencapai apa yang kita inginkan. Oleh karena itu, penting untuk kita menilai orang dengan baik dan memilih orang-orang yang akan mempengaruhi hidup kita. Jangan sampai kita memilih orang yang tidak akan membantu kita dalam mencapai tujuan hidup kita.

Untuk mengurangi rasa sedih di dalam hati kita, ada banyak cara yang ditempuh. Berikut cara-cara mengurangi rasa sedih ketika mendengar omongan buruk tentang kita menurut fatihinspira.com :

1. Luangkan waktu untuk berkaca,

Terkadang apa yang diomongkan orang lain ada benarnya. Daripada kita berlarut-larut dalam kesedihan lebih baik memperbaiki diri agar menjadi orang yang lebih baik lagi namun sesuai batas kemampuan kita.

2. Berolahraga,

Terkadang rasa sedih yang terlewat dalam bisa tercapai akibat tubuh yang lemah. Entah itu karena rasa Lelah yang luar biasa yang membuat rasa sedih tidak akan hilang. Malah akan menambah beban mental seperti sering marah karena itu.

3. Mengerjakan sesuatu yang menyenangkan diri,

Untuk melupakan sejenak masalah yang terjadi perlu untuk mengalihkan fokus sebentar kepada sesuatu yang kita senangi. Kebanyakan mereka hanyut terhadap apa yang di kerjakan hingga melupakan suatu masalah yang telah terjadi.

4. Biarkan diri sendiri bersedih,

Terkadang kita perlu untuk berdiam diri dan menerima keadaan yang terjadi agar bisa merasa lega, menangis dan mengungkapkan apa yang kamu mau juga termasuk solusi. Kamu juga bisa berkonsultasi dengan psikolog jika rasa sakitnya tak tertahankan dan berlangsung sangat lama.

Demikian artikel tentang Orang Lain Tidak Memberi Kita Makan Lantas Kenapa Omongannya Kita Pikirkan dibuat. Semoga bisa jadi pedoman dan bermanfaat untuk kalian semua.


Ditulis oleh Nadila Apriliyanti

Posting Komentar untuk "Mengapa Aku Harus Peduli Pendapat Orang Lain?"