Kisah Inspiratif Dari Perjalanan Hidup Gal Gadot, Menemukan Passion

Kisah inspiratif kali ini berbeda karena bukan perjuangan
menghadapi penolakan tetapi berjuang untuk menemukan apa yang disukai, menemukan
passion.

Mengapa passion sangat penting bagi kehidupan kita?

Mungkin selama ini masih banyak diantara kita yang mencari
sebenarnya apa passionnya. Bukan berarti saat ini kita tidak memiliki
aktivitas. Tapi kegiatan yang dilakukan selama ini terasa hambar dan dirasa itu
bukan tujuan kita. Ada yang pernah mengalaminya? Atau saat ini kamu sedang
merasakannya?

Gal Gadot… Perempuan pemeran Wonder Woman kelahiran Israel
yang bisa dikatakan beruntung mendapatkan peran besar. Namun pernah kah kita
bertanya-tanya apa yang dia lalui? Benar kah bermain peran adalah impiannya?
Bagaimana kehidupan Gal Gadot sebelumnya?

 

Menemukan Passion Adalah Menemukan Jati Diri

Beruntung Gal Gadot lahir dan tumbuh dari asuhan seorang ibu
yang berpikiran terbuka, tidak konservatif. Gal Gadot dan sodara-sodaranya dari
kecil telah diajarkan oleh ibunya untuk memandang semua manusia pada dasarnya
sama, antara perempuan dan laki-laki. Kita memiliki otak yang sama sehingga
kita juga memiliki peluang yang sama dalam setiap hal.

Ibunya membesarkannya dengan nilai-nilai untuk selalu
percaya pada diri sendiri, dengan begitu kepercayaan dirinya pun terus tumbuh.
Dia pun bukan lah anak yang manja, tetapi sejak kecil sudah terbiasa
mengerjakan banyak pekerjaan.

Di usia 12 tahun dia bekerja sampingan untuk mengasuh anak tetangganya.
Beranjak usia remaja Gal Gadot semakin mempesona. Tapi sayangnya dia tidak
ingin menjadi seorang model, padahal wajah dan fisiknya cukup bagus untuk
menjadi seorang model.

Dia memutuskan untuk bekerja di Burger King daripada bekerja
sebagai model karena jelas itu bukan cita-citanya. Setiap hari sepulang
sekolah, dia bekerja di Burger King mulai pukul 3 sore.

Sebelum kelulusannya, ibunya ingin mendaftarkan Gal Gadot
menjadi peserta Miss Israel. Meski bukan cita-cita Gal Gadot, akhirnya dia mau
mencobanya. Dan di usianya yang ke 18 tahun dia berhasil menjadi Miss Israel
dan melanjutkan ke tahap Miss Universe. Namun dia menyadari bahwa ikut
kompetisi Miss Universe ini bukanlah impiannya sejak awal, sehingga dia memilih
untuk tidak menang.

Setelah lulus SMA dia pun mengikuti wajib militer di Israel
selama 2 tahun. Pelatihan di militer inilah yang membentuk dirinya hingga hari
ini karena dia belajar kedisiplinan. Dan tidak dipungkiri berkat pengalaman
dalam latihan militer tersebut membantu Gal Gadot untuk memerankan Wonder Woman
tanpa stunt man.

Selesai mengikuti wajib militer, Gal Gadot memilih
melanjutkan sekolahnya di jurusan hukum. Di pertengahan masa kuliahnya, agennya
memberitahu untuk mengikuti audisi sebagai Bond Girl di film berjudul “Quantum
of Solace”. Namun dia tidak terpilih dan pengalaman mengikuti audisi pertama
inilah yang mengubah hidupnya.

Dia akhirnya menemukan kesenangannya saat bermain acting memerankan
seseorang. Dia pun tak pernah membayangkan sebelumnya untuk menjadi aktris Hollywood.

Film pertamanya yang berhasil dia perankan adalah “Fast n
Furious” (2009). Meski terbilang sukses berperan dalam film seri tersebut, Namanya
tak pernah menjadi besar. Masih banyak rintangan yang harus dia hadapi untuk
mendapatkan nama dirinya di dunia perfilman Hollywood.

Setiap mengikuti audisi adalah pengorbanan waktu dari suami
dan anak-anaknya. Gal Gadot pun mulai berpikir untuk menyerah dan kembali ke
Israel agar selalu dekat dengan keluarganya.

Sebelum mendapatkan perannya sebagai Wonder Woman, Gal Gadot
berpikir untuk tidak mengorbankan keluarganya lagi dan tidak ingin kembali ke
LA. Dia akan menjadi aktris di Israel dan melanjutkan sekolahnya.

Gal Gadot mengatakan mungkin jika sesuai rencananya dia akan
menjadi pengacara yang sesuai dengan jurusan kuliahnya dibanding menjadi aktris.
Namun semua itu di luar dugaan, bahkan jika dia menolak peran Wonder Woman ini
mungkin namanya tak sebesar saat ini.

Gal Gadot pun akhirnya menemukan passionnya yang dia merasa
inilah dia yang sesungguhnya. Bukan soal berapa usiamu saat ini dan bagaimana
kamu menemukan apa yang kau sukai sejak dini. Tak menjadi masalah jika sampai
saat ini kamu belum menemukan apa passionmu atau bahkan apa tujuan hidupmu.
Teruslah mencari dan mencoba hal-hal baru. Untuk menemukan sesuatu yang ada
dalam dirimu memang kamu harus bergerak dan menjauhi zona nyamanmu.

Kamu bukan lah kegagalan jika saat ini hidupmu terasa
hambar. Tapi kamu sedang dalam proses mencapai apa yang sebenarnya kamu
inginkan.

Bersabarlah jika sesuatu tak berjalan sesuai rencanamu.
Yakinilah bahwa itu adalah jalan yang telah dipilihkan untukmu dan kamu akan
mendapatkan sesuatu dari itu.