Sebuah Kisah Inspiratif Islami Untuk Pelajar yang Bermakna

 

Kisah
inspiratif islami untuk pelajar kali ini datang dari cerita seorang pemuda
bernama Ibrahim. Karya ini ditulis oleh Zahra Ismi Hanifa dalam sebuah website yang
saya cantumkan dalam sumber referensi.

Sebagai
pelajar memang disitulah masa-masa kita mulai mengenal banyak hal, tentang baik
dan buruk, benar dan salah. Wawasan bertambah, ilmu bertambah, nilai kehidupan
yang tertanam pun akan bertambah. Tergantung dengan informasi apa yang kamu
kumpulkan dan kamu adaptasikan dalam hidupmu. Jangan sampai salah ambil
informasi ya!

Oleh
karena itu, kisah inspiratif islami untuk pelajar menjadi cemilan bacaan yang
sangat bermanfaat buat kamu. Supaya kamu punya pengalaman lain, meski itu
diambil dari kehidupan orang lain.

Kisah
Inspiratif Islami untuk Pelajar : Sebuah Renungan Kehidupan

Pagi itu, Ibrahim, lelaki 17 tahun dengan perawakan ideal, tengah
berjalan menuju sekolah. Baim-panggilan akrabnya- tak pernah melewatkan
sarapannya, seperti pagi ini, ia sudah duduk di meja makan bersama orang
tuanya.

“Im, inget pesan bunda ya, jadilah penerus bangsa yang peduli
dengan sesama,” ucap bundanya takzim.

“Insha Allah bun, Baim selalu berusaha jadi yang terbaik bagi bangsa
dan negara.”
Ibrahim melanjutkan perjalanannya
ke sekolah. Di tengah penyusurannya, Ibrahim melewati sebuah pusat kesehatan.
Ia melihat bumbungan asap rokok menyeruak dari dalam pusat kesehatan. Lalu Baim
menghampiri perokok tersebut.

“Maaf om, di sini dilarang merokok, kasian pasiennya.”

“Ya ampun dek gak usah ikut campur urusan orang tua deh lo, liat,
dokter di dalam aja ngerokok. Jadi gak usah sok peduli,” ucap perokok tersebut
sambil menunjuk gedung.

Ia pun terdiam mendengar penuturannya. Tokoh yang seharusnya
menjadi panutan malah menjadi contoh yang buruk. Apa boleh buat, Ibrahim
akhirnya mendengus pasrah dan melanjutkan perjalanannya ke sekolah. Di
sepanjang trotoar, Ibrahim sempat mengambil sampah-sampah yang tidak pada
tempatnya lalu membuangnya ke tempat sampah.

“Bagaimana Indonesia akan maju, jika rakyatnya tidak disiplin?”
Ibrahim membantin dalam hati, prihatin sekali.

Ibrahim tiba di sekolah 10 menit sebelum bel dibunyikan. Ia memang
terkenal sebagai siswa yang disiplin, rajin, dan cukup pintar di sekolah.
Sehingga ia disenangi oleh para guru. Baim lagi-lagi disuguhi pemandangan yang
cukup memprihatinkan, di lorong sekolahnya. Ia melihat sekelompok siswa kelas
XII sedang bercakap-cakap. Tiba-tiba salah satu dari mereka membuang begitu
saja botol air mineral ke lantai lorong.

 “Woy, gak usah buang sampah sembarangan bisa gak sih!” Baim
mulai geram.

“Apaan sih lo, jadi adek kelas kok ngelunjak, gak usah sok care
deh lo.”

“Kayak mana Indonesia mau maju, kalo rakyatnya buang sampah yang
bener aja gak bisa.”

Ibrahim pun tutup mulut. Tapi, ia tak bisa tinggal diam
saja.  Ia bertekad untuk mengubah perilaku negatif teman-temannya.
Ibrahim memang beda dengan siswa seumurannya, ia tidak merokok, balap liar,
terlebih lagi narkoba.

Ia selalu mencoba menahan perilaku tercela tersebut, walaupun
berkali-kali ia disebut kampungan, kudet, dan masih banyak lagi sumpah serapah
dari teman-temannya. Walaupun begitu ia juga tetap mengevaluasi apa yang
terjadi di sekitarnya. Ia tak ingin menjadi anak ANSOS atau anti sosial.

Matahari pun tumbang dipucuk senja. Baim memikirkan sesuatu, ia
membulatkan tekad untuk melakukan hal yang dapat mengubah dunia. Ia menutup
harinya dengan rasa syukur yang teramat kepada Allah untuk melanjutkan
perjalanan menuju perubahan di esok hari.

Kisah Inspiratif Islami untuk
Pelajar : Cerita Ibrahim, Pelajar yang Rajin

Dini hari. Ibrahim bangun di sepertiga malamnya untuk berdo’a
kepada Sang Esa untuk meluapkan kesalahannya selama ini dan ia meminta titik
terang di dalam renungannya. Pagi-pagi buta Ibrahim sudah bangun, shalat malam,
dan tidur kembali, bangun ketika adzan shubuh berkumandang. Ia segera bergegas
membereskan ranjang dan berwudhu untuk berangkat ke masjid, setelah itu ia
mandi dan sarapan bersama ayah bundanya.

“Yah, bun, doain Baim ya, Baim mau ngumpulin teman-teman untuk bikin
organisasi.”

“Iya Im, ayah selalu dukung Baim, kalo boleh ayah mau gabung,
boleh gak nih?”

“Boleh kok yah, gabung aja, kalo bisa nih, ayah jadi donatur tetep
kita gimana?”

“Itu mah bisa diatur, keep calm aja sih.”

“Ok Yah, ayah ter the best lah pokoknya.”

 Setelah tiba di sekolah. Ia menempel selembaran di mading
sekolah. One smoke One chocolate. Begitulah isinya. Maksudnya
adalah setiap perokok dapat menukarkan satu bungkus rokoknya dengan satu batang
cokelat.

Ibrahim mulai melanjutkan aksinya. Ia sudah menggaet beberapa
teman dekatnya untuk menjadi penggiat di organisasi tersebut. Dan Ibrahim akan
membuat suatu program yang menjanjikan setiap 20 sampah akan ditukar dengan
voucher pulsa senilai Rp 5.000. usaha memang tak pernah mengkhianati hasil,
program Ibrahim sudah berjalan dengan lancar.

Beberapa tahun kemudian, mungkin Ibrahim akan menjadi tokoh yang
menginspirasi orang-orang untuk menggerakan hatinya dan mengubah Indonesia
menjadi lebih baik. Dan program Ibrahim sudah menyebar ke berbagai daerah.
Ibrahim bersyukur sekali atas segala keberhasilan yang ia dapatkan. Atas usahanya
tingkat perokok aktif di Indonesia menurun. Ibrahim pun sempat menyabet
beberapa penghargaan nasional dan internasional. Apa yang ditanam itulah yang
dituai.

Demikianlah kisah inspiratif islami untuk pelajar yang sarat akan makna kehidupan.
Kamu bisa mengambil hikmahnya bagi kehidupanmu supaya lebih memahami apa yang
baik. Sebuah renungan yang tak pernah kita dapatkan dari Pendidikan formal,
justru renungan yang berasal dari batin kita agar kita pun lebih peka terhadap sesama
dan lingkungan sekitar kita.

Kisah Inspiratif Islami untuk Pelajar yang
Sholeh




Source: https://www.menulisindonesia.com/2019/04/kisah-inspiratif-untuk-siswa.html