27 Jurusan di Universitas Pancasila dan Akreditasinya Terupdate

 

Tidak ada yang salah memilih kampus
swasta, tetaplah jadilah pembelajar yang baik dan berusaha mengembangkan skill
diri sendiri. Banyak juga saat ini kampus-kampus swasta yang tidak kalah
bagusnya.

Anda bisa melihat langsung di
website resmi tiap kampus yang dipilih atau cek langsung ke websitenya Dikti
dengan link https://pddikti.kemdikbud.go.id/ untuk mengetahui jurusan di Universitas Pancasila dan akreditasinya.
Berikut ini data jurusan di Universitas Pancasila dan akreditasinya yang bisa
Anda jadikan acuan saat memilih jurusan di sana.

Universitas Pancasila berlokasi
di Jakarta Selatan dan berdiri pada tanggal 28 Oktober 1966. Secara institusi
kampus, Universitas Pancasila telah mendapatkan akreditasi dengan peringkat “A”
berdasarkan surat keterangan nomor 410/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2018 dari BAN PT.

Anda perlu mengupdate informasi
terbaru mengenai akreditasinya karena biasanya akan dinilai setiap lima tahun
sekali.

Oya, terus lanjutkan membaca ya
karena di akhir artikel saya akan berbagi cerita inspiratif dari seorang alumni
Universitas Pancasila yang tentunya bisa membuat Anda semakin yakin memilih
jurusan di Universitas Pancasila dan akreditasinya juga yang nggak kalah bagus.

 

Sumber Gambar : www.harga.web.id

Jurusan di Universitas Pancasila dan Akreditasinya untuk
Jenjang Diploma

No.

Program Studi

Akreditasi

1.

Akuntansi

A

2.

Perpajakan

A

3.

Teknik Elektronika

C

4.

Teknik Mesin

B

5.

Farmasi

A

 

Jurusan di Universitas Pancasila dan Akreditasinya untuk
Jenjang Sarjana

No.

Program Studi

Akreditasi

1.

Akuntansi

A

2.

Arsitektur

A

3.

Destinasi Pariwisata

A

4.

Farmasi

A

5.

Ilmu Hukum

A

6.

Ilmu Komunikasi

A

7.

Manajemen

A

8.

Psikologi

A

9.

Teknik Elektro

A

10.

Teknik Industri

B

11.

Teknik Informatika

A

12.

Teknik Mesin

A

13.

Teknik Sipil

A

 

Jurusan di Universitas Pancasila dan Akreditasinya untuk
Jenjang Pascasarjana

No.

Program Studi

Akreditasi

1.

Akuntansi

A

2.

Farmasi

B

3.

Ilmu Hukum

A

4.

Kenotariatan

B

5.

Manajemen

A

6.

Teknik Mesin

B

 

Jurusan di Universitas Pancasila dan Akreditasinya untuk
Jenjang Doktoral

No.

Program Studi

Akreditasi

1.

Ilmu Ekonomi

B

2.

Ilmu Farmasi

Baik Sekali

 

Jurusan di Universitas Pancasila dan Akreditasinya untuk
Jenjang Profesi

No.

Program Studi

Akreditasi

1.

Apoteker

A

 

 

Cerita Inspiratif Dari Lulusan Universitas Pancasila

Berikut ini saya hadirkan cerita
inspiratif dari salah seorang lulusan Jurusan S1 Farmasi yang bernama Ruben
ANdrianto. Dia berbagi cerita melalui sebuah blog intipjurusan.com mengenai apa
alasannya memilih jurusan tersebut dan apa saja kegiatan perkuliahan selama
masih menjadi mahasiswa.

Cerita ini sengaja tidak saya
edit dan saya kutipkan langsung agar Anda bisa merasakan pengalaman pribadi
dari alumni Universitas Pancasila langsung.

Sumber Gambar : www.intipjurusan.com

Hai! Perkenalkan, Saya Ruben
Andrianto. Saya biasa dipanggil Ruben. Saya alumni program studi S1 Farmasi
Universitas Pancasila angkatan 2013. Saat ini saya sedang melanjutkan
pendidikan di program studi profesi Apoteker Universitas Pancasila.  Yupp, langsung saja sharingnya. Teman-teman
sudah pernah dengar tentang prodi S1 farmasi dari Universitas Pancasila?  Kira-kira apa saja ya yang dipelajari di
program studi ini? Apa cuma meracik dan membuat obat saja? Untuk teman-teman
yang baru dengar farmasi universitas pancasila, program studi ini sudah berdiri
sejak tahun 1963 loh! Kebayangkan sudah berapa alumni farmasi yang dihasilkan?
Wuihhhh…

Program Studi S1 Farmasi

Waktu pertama kali kamu dengar
“Farmasi” yang terlintas di pikiran kamu apa? Pasti membuat obat atau hapalan
yang banyak banget. Yup, itu ga salah kok! Tapi itu hanya sebagian kecil dari
apa yang dipelajari di farmasi. Saya sedikit ceritakan tentang S1 Farmasi di
Universitas Pancasila yaa dan setahu saya sih farmasi di universitas lain,
tidak jauh beda. Biar mempermudah, waktu SMA kamu pernah belajar MIPA kan?
Yupp, itu ilmu MIPAnya kepake semua. Misalnya Pelajaran Matematika, kita
farmasi belajar matematika dasar dan statistik tujuannya sih untuk membantu
pengolahan data hasil penelitian kita nanti (pas skripsi). Pelajaran Kimia,
kalau kimia ini banyak banget, mulai dari kimia dasar, kimia analisis, kimia
organik, analisis instrumen, analisis makanan, analisis farmasi dan masih
banyak lagi bumbu-bumbu ilmu kimia yang digabung dengan ilmu lain. Salah
satunya kita dapat mengetahui jenis kandungan zat yang terdapat dalam obat itu.
Pelajaran Fisika, nanti kita akan belajar fisika dasar dan farmasi fisika . Lalu
Pelajaran Biologi, kalau yang ini, di Farmasi Universitas Pancasila memang
banyak bahas istilahnya “back to nature” setahu saya ini juga menjadi fokus
diberbagai institusi pendidikan farmasi lain juga. Pengembangan obat
sekarang-sekarang ini juga menggunakan bahan alam / herbal kan? So, Pelajaran
Biologi bakal menjadi dasarnya. Kita akan belajar mata kuliah Biologi Sel,
Biologi Molekuler, Botani Farmasi, Farmakognosi,  Farmakologi, Patofisiologi, Mikrobiolgi,
Anatomi tubuh dan banyak lagi. Lalu untuk kamu yang dari SMF (Sekolah Menegah
Farmasi) ? Pasti kamu sudah lebih paham tentang farmasi dibanding teman-teman
dari SMA kann hehe.

Gambaran beberapa mata kuliah
diatas yang saya sebutin tadi, jadi sedikit kebayangkan kalau ilmu di farmasi
itu luas bukan tentang kimia-kimia aja tapi kepake semuanya se-MIPA.

Belajar Apa Aja dan Mata
Kuliah yang Paling Berkesan

Di semester pertama, ada
pelajaran Botani Farmasi.. ini super duper luarbiasa banyak hapalannya. Matkul
(mata kuliah) ini pelajarin jenis-jenis tanaman bukan cuma nama indonesianya
aja tapi segala jenis nama latinnya dan bukan cuma itu aja, kamu juga harus
hapalin bentuk tanaman-tanamannya. Daun bentuknya itu ada yang oval, lancip
ujung, lonjong bawah dan sebagainya kan? Itu semua di hapalin dengan nama latinnya
hahaha. Luarbiasa bukan? Lalu setelah naik tingkatan ada lagi lanjutan mata
kuliahnya yaitu Farmakognosi. Setelah kamu di semester satu hapalin jenis
tanaman-tanaman itu, di matkul Farmakognosi, kamu pelajarin jenis kandungan
kimia di dalam tanaman-tanaman itu misalnya Alkaloid, Terpenoid, Minyak Atsiri
dan banyak lagi (ini saya sebutin nama kandungan senyawa kimia dalam tanaman).
Tujuannya belajar itu, sederhananya begini. Kalau kamu mau buat obat herbal,
kamu harus tahukan kandungan tanaman itu yang 
mana dapat berkhasiat untuk mengobati sakit tertentu? Yup itu yang
farmasi pelajari dan pelajaran ini paling menguras daya ingat saya ahaha
berkesan banget dehh mata kuliah ini. Istilahnya “ngapalin satu, nguap satu”
karena banyak banget hapalannya hahaha.

Yang kedua, saya coba pilih yang
agak beda jauh jenisnya dengan mata kuliah dari tanaman-tanaman itu ya. Mata
kuliah ini Farmasetika Dasar, Farmasi Formulasi Teknologi Sediaan Padat,
Sediaan Cair, Setengah Padat-Cair dan Sediaan Steril. Yup, mata kuliah ini
berfokuskan pada formulasi sediaan farmasi (untuk yang belum tahu, sediaan
farmasi itu terdiri dari obat, bahan obat, obat tradisional dan kosmetika). Di
mata kuliah ini, sederhananya kita akan belajar tentang cara membuat obat yang
bentuknya beragam, mulai dari salep, krim, gel, pil, kapsul, tablet dan banyak
lagi.

Selanjutnya, tentang analisis
farmasi dan analisis intrumen, kita tidak hanya belajar membuat obat,
mempelajari bahan alam, selain itu semua kita juga mempelajari bagaimana cara
mengecek jumlah kandungan obat dipasaran. Kurang lebihnya begini, Kamu percaya
darimana kalau obat parasetamol yang beredar itu dosisnya 500 mg?  Nah, kita juga pelajari pemastian kandungan
tersebut. Tujuannya supaya masyarakat itu mendapatkan efek obat yang sesuai dan
aman dikonsumsi hehe.

Yang terakhir nihh, tentang
farmakologi, farmakoterapi dan mikrobiologi. Yupp, kalau untuk jenis mata
kuliah seperti farmakologi, farmakoterapi dan semacamnya pelajaran ini sama
banget sama jurusan kedokteran. Tapi jurusan kedokteran harusnya lebih mendalam
dibandingkan kita farmasi yaa. Jadi yang belum tahu bedanya kedokteran sama
farmasi, farmasi itu juga pelajari beberapa mata kuliah kedokteran (walau ga
sedalam kedokteran) tapi pelajarannya juga cukup banyak (menurutku sih hehe). Jadi
farmasi juga mempelajari penyebab sakit penyakit, jenis bakteri atau virus,
anatomi dan fisiologi tubuh. “Tapi”, tujuan kita mempelajari itu semua bukan
untuk mendiagnosa penyakit pasien. Tetapi tujuan kita sebagai farmasi adalah
lebih fokus ke “obat” yang kita buat itu nantinya digunakan untuk penyakit apa
dan ditujukan ke organ tubuh apa. Kamu ga mungkin memperbaiki sesuatu tanpa
memahami dulu apa penyebab kerusakannya. Sama seperti itu, kalau mau buat obat
untuk menyembuhkan orang sakit, kamu harus tau juga segala jenis penyebab
penyakit itu. Supaya nantinya saat dokter mendiagnosa penyakit A, B, C itu
segala jenis obat sudah tersedia sesuai dengan penyebab sakit masing-masing.

Kegiatan dan Tugas Perkuliahan

Lalu bagaimana untuk kesibukan
perkuliahan di Farmasi? Yang saya jawab adalah tugas, praktikum, tugas lagi,
praktikum lagi. Kalau waktu saya kuliah S1 Farmasi itu, kuliah dari senin-jumat
mulai dari jam 8 sampai jam 3 sore (ini full setiap hari seriusan), kadang
masuk sabtu dan kadang masuk sampai jam 5 sore di hari weekday. So, buat kamu
yang mau kuliah Farmasi sambil kerja, coba untuk berpikir dua kali ya  karena jadwalnya padat. Emang sebanyak apa
sih mata kuliahnya kok bisa full kayak gitu? Kalau di Farmasi Universitas
Pancasila, kita ada praktikum yang durasinya itu 3 jam dan ada juga yang 6 jam.
Jadi kalau yang 6 jam, mulainya jam 9 pagi selesai praktikumnya itu jam 3 sore
dan setelah itu kamu mau pulang? Gabakal bisa hahaha, lanjut lagi kuliah jam 3
sampai jam 5 sore. Seru kan? Nanti juga bakal terbiasa kok. Untuk jadwal
praktikum itu jumlahnya 3-4 kali dalam seminggu. Jadi hampir setiap hari kita
bawa “jas lab” untuk kuliah praktikum dan untuk ujian praktikum tertentu (kayak
Lab Formulasi Sediaan), kalau ujian itu bawa koper. Whattt koper? Iyaa koper
isinya buku referensi semuaa hahahaha. Ga percaya ?

Well, dari semua hal yang udah
diceritain, semua itu seru kok! (beneran) Dari hati kecil saya yang paling
dalam sebenarnya kangen juga dengan pengalaman-pengalaman itu karena waktu kita
bersusah payah itu ga cuma sendirian tapi bareng-bareng sampai belajar bareng
buat ujian praktikum. Itu memoriable banget ! hahaha..

Prospek Kerja

Lalu lulusan Farmasi itu dapat
kerja dimana saja? Jadi, biasanya lulusan farmasi itu dapat bekerja di
Pelayanan Kesehatan seperti Instalasi Farmasi Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik
dan Apotek. Lalu dapat bekerja di Industri seperti Industri obat, kosmetika,
pangan, Distributor obat, kosmetika dan pangan. Di industri bisa di bagian
Quality Control, Quality Assurance, Marketing, Research and Development dan
Produksi. Lalu dapat bekerja di Pemerintahan seperti contohnya lembaga Badan
Pengawasan Obat dan Makanan. Masih banyak lagi sebenernya untuk lapangan
pekerjaannya. Misalnya seperti tadi, sediaan farmasi itu bukan hanya obat saja
melainkan kosmetika juga. Istilah kosmetika disini bukan hanya yang dipakai
wanita saja (alat make-up) melainkan sejenis seperti sabun dan shampoo juga
termasuk kosmetika  yang artinya banyak
banget contoh sediaan farmasi dan kamu pelajari 
dasar itu semua.

Nah gimana seru kan kuliah
Farmasi? Masih banyak banget hal-hal menarik lainnya. Feel free aja kalau mau
bertanya, silahkan J

Your passion is everything !
Tetap semangat ditunggu ya para generasi farmasi selanjutnya !

 

Tentang Penulis : Ruben Andrianto

Alumni program studi S1 Farmasi
Universitas Pancasila – FFUP. Menulis di blog, sharing mengenai isu-isu
kefarmasian. Saat ini sedang melanjutkan studi di program studi Apoteker di
Universitas Pancasila.

Web: www.rubenandrianto.com |
Instagram: @rubenandrianto | twitter: @ruben_uben  | Facebook: https://www.facebook.com/ruben.andrianto

 

Itulah informasi tentang jurusan –
jurusan di Universitas Pancasila dan akreditasinya yang bisa jadi pedoman Anda
saat memilih jurusan di sana. Tak lupa semoga cerita inspiratifnya pun bisa
membantu Anda menemukan kampus impian selama ini.

Pada dasarnya bukan lah kampus
yang baik yang membuat kita jadi pintar dan berhasil, tetapi justru kitalah
sebagai mahasiswa terbaik yang menentukan kampus itu baik atau tidak.